“Sekarang banyak penerima kerja menggunakan sistem online, itu dipastikan pure (murni) menggunakan kemampuan akademik, karena tidak ada intervensi orang dalam. Memang orang dalam sangat berpengaruh sekali. Tapi saya yakin lima di antara sepuluh orang yang bekerja pasti ada yang pure karena kemampuan akademiknya,” ujar lulusan teknik sipil itu.
Dia pun mengungkap, sebelum menjadi Anggota DPRD Palu, ia bersama rekannya sempat membuka usaha jualan sate.
Ia meyakini, setiap orang khususnya gen Z bisa terserap lapangan kerja jika menyesuaikan dengan kemampuan.
“Teman-teman saya yang tidak punya orang dalam, banyak yang bisa bekerja di luar. Itu karena mereka punya kemampuan,” jelas Andika. RED



















