“Tapi dipastikan ibu-ibu betul-betul punya usaha. Jadi di 2024 itu ada pokir bisa dimanfaatkan untuk bantuan UMKM ibu-ibu. Yang penting ada proposal, NIB dan NIK aktif (online),” katanya.
Dia juga berharap agar para pelaku UMKM yang mendapatkan bantuan usaha bisa mengembangkan usahanya agar lebih baik.
“Jangan sampai sudah dapat bantuan malah tutup usahanya, sudah tidak jalan lagi,” tandasnya.
Pelaku UMKM menjadi salah satu sektor yang jadi perhatian untuk dibantu, lantaran dianggap menjadi salah satu sektor dan pilar penggerak perekonomian. RED



















