Sekolah Sukma Bangsa Sigi Lepas 57 Siswa Lulusan Angkatan Pertama

Sekolah Sukma Bangsa
Ist

 

Sukma Bangsa Jalin Kerja Sama dengan Pemprov Sulteng untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Dalam rangkaian acara pelepasan siswa angkatan pertama, Sekolah Sukma Bangsa Sigi yang berada di bawah naungan Yayasan Sukma melakukan penandatanganan amandemen perjanjian kerja sama peningkatan mutu pendidikan di Wilayah Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah.

Penandatangan MoU tersebut dilakukan Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura bersama Direktur Eksekutif Yayasan Sukma Ahmad Baidhowi AR, didampingi Ketua Yayasan Media Group Ali Sadikin, beserta beberapa pejabat lainnya.

Baca Juga:  PT Vale Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Generasi Muda Loeha Raya

Adapun isi perjanjian tersebut di antaranya pemberian beasiswa untuk 90 siswa tidak mampu yang berasal dari wilayah Sulawesi Tengah. Dengan rincian 30 siswa SMP dengan jangka waktu enam tahun, dan 60 siswa SMA dengan jangka waktu tiga tahun.

Dalam perjanjian itu kedua pihak menyepakati seluruh komponen pembiayaan pendidikan siswa yang meliputi BPPF, BPP, biaya asrama, toiletries dan ATK, serta pengadaan kebutuhan awal siswa sepenuhnya menjadi pembiayaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan nilai anggaran Rp9,3 miliar lebih.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Asal Sulteng Sambut Baik Putusan MK Terkait Sekolah Gratis Negeri dan Swasta

Selain penandatangan MOU antara Yayasan Sukma dengan Pemda Sulteng, dalam acara tersebut juga berlangsung launcing buku karya siswa-siswi Sekolah Sukma Bangsa Sigi, serta pelepasan lulusan perdana wisudawan Sekolah Sukma Bangsa Sigi.

Direktur Sekolah Sukma Bangsa Sigi, Nurhayati menyampaikan ungkapan terima kasih serta rasa hormat atas perhatian yang diberikan Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah terhadap keberlangsungan pendidikan di Sekolah Sukma Bangsa Sigi.

Baca Juga:  Begini Pesan Gubernur Sulteng untuk 1.107 Mahasiswa Untad yang Baru Diwisuda

“Alhamdulillah kami telah selesai melewati proses pembelajaran tahap pertama dengan menamatkan puluhan anak didik kami. Tentunya kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah, serta semua pihak yang selama ini membantu kami,” ujar Nurhayati.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *