News  

Sosialisasi 4 Pilar di Poso, Nilam Sari Tekankan Peran Mahasiswa Sebagai  Agent of Change

nilam sari lawira
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan digelar oleh Anggota DPR RI Nilam Sari Lawira, di Kabupaten Poso. / Ist

ReferensiA.id- Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama mahasiswa dan civitas akademika Universitas Kristen Tentena, Selasa, 9 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional DPR RI dalam menanamkan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan tinggi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Poso, Masdina, serta diikuti mahasiswa lintas fakultas, dosen, dan unsur pimpinan kampus. Suasana diskusi berlangsung dialogis, mencerminkan semangat keterbukaan dan kebhinekaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam pemaparannya, Nilam menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—memiliki relevansi kuat dengan agenda peningkatan mutu pendidikan tinggi yang setara dan inklusif.

Menurut Nilam Sari Lawira, pendidikan merupakan instrumen strategis untuk menciptakan keadilan sosial dan memperkuat persatuan nasional.

“Peningkatan mutu pendidikan harus berjalan seiring dengan prinsip kesetaraan dan inklusivitas, agar seluruh anak bangsa, tanpa memandang latar belakang sosial, budaya, maupun geografis, memiliki akses yang adil terhadap pendidikan berkualitas. Nilai-nilai Empat Pilar menjadi landasan etik dan konstitusional dalam mewujudkan hal tersebut,” ujar Nilam Sari Lawira.

Baca Juga:  Kunker Komisi X DPR RI ke BPMP Jambi, Nilam Sari: Ini Penting untuk Pendidikan Inklusif

Ia juga menekankan peran kampus dan mahasiswa sebagai agent of change yang tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan komitmen kebangsaan dalam menjawab tantangan zaman.

“Mahasiswa adalah kekuatan moral dan intelektual bangsa. Dari kampuslah lahir gagasan, kritik konstruktif, dan solusi untuk persoalan bangsa. Karena itu, nilai Empat Pilar harus hidup dalam tradisi akademik dan gerakan mahasiswa,” tambahnya.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *