Iklan HUT korpri

Tanda Tangan Bupati Morowali Dipalsukan, Lima Nama Perusahaan Tambang Dipolisikan

Tanda Tangan Bupati Morowali Dipalsukan
Bupati Morowali Taslim. / ist

ReferensiA.id – Bupati Morowali, Taslim merespons adanya lima surat penyerahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi (OP) yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng). Diduga tanda tangan Bupati Morowali Dipalsukan.

Taslim menegaskan, kelima surat tersebut palsu dan karena itu sudah dilaporkan ke kepolisian.

Adapun lima surat yang diduga palsu itu yakni:

Baca Juga:  DPRD Sulteng Dukung Pelaksanaan Pra Popnas Zona V Resmi di GBK Palu

1. Surat Nomor 315/0921/Umum/IX/21 tanggal 1 September 2021, perihal penyerahan IUP OP PT Citra Teratai Indah.

2. Surat Nomor 316/0921/Umum/IX/21 tanggal 1 September 2021, perihal penyerahan IUP OP PT Kurnia Degess Rapitama.

3. Surat Nomor 317/0921/Umum/IX/21 tanggal 1 September 2021, perihal penyerahan IUP OP PT Gemilang Bumi Lestari.

4. Surat Nomor 318/0921/Umum/IX/21 tanggal 1 September 2021, perihal penyerahan IUP OP PT Hikari Jeindo.

Baca Juga:  Gubernur Sulteng: Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Dapat Dilaksanakan

5. Surat Nomor 319/0921/Umum/IX/21 tanggal 1 September 2021, perihal penyerahan IUP OP PT Putra Sulawesi Mining.

Bupati Morowali mengatakan, tidak pernah menandatangani lima surat penyerahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi (OP) terhadap lima nama perusahaan tambang tersebut.

Dia mengungkapkan, dari lima nomor surat tersebut, tidak satupun teregister dalam dokumen Pemkab Morowali. Tidak hanya itu, tandatangan Bupati Morowali yang tertera dalam kelima surat juga dipalsukan.

Baca Juga:  Dijaga Satgas Madago Raya, Pilkades 32 Desa di Poso Berlangsung Aman

“Sudah dilaporkan ke Polres Morowali untuk segera ditindaklanjuti,” ungkap Taslim, Kamis 27 Januari 2022.

Lanjut Taslim, pihaknya juga telah menyurati Gubernur Sulteng untuk mengklarifikasi kelima surat tersebut.