Ia menambahkan, upaya pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan sosial, tetapi harus ditempuh melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli, hingga penghapusan kantong-kantong kemiskinan harus berjalan beriringan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawalan program prioritas pemerintah pusat seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis (MBG) agar benar-benar terimplementasi di daerah.
“Semua pihak harus kompak, baik DPRD, pemerintah daerah, hingga masyarakat sipil. Jika kita bersatu, Sulawesi Tengah akan berada di garda depan dalam menghapus kemiskinan ekstrem,” tutupnya penuh keyakinan. ***



















