News  

Mobil Terbakar di Kota Palu, Diduga Sering Pindahkan BBM dari Tangki ke Jeriken

Mobil terbakar di kota palu
Polisi datangi lokasi kejadian mobil terbakar di Kota Palu. / Ist

ReferensiA.id- Sebuah mobil terbakar di Kota Palu, tepatnya di Jalan Belibis, Kecamatan Palu Selatan pada Selasa, 9 Mei 2023. Diduga, mobil yang terbakar kerap digunakan pemiliknya untuk memindahkan bahan bakar minyak (BBM) dari tangki ke jeriken.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 10.50 Wita. Saksi mata, Jamaludin kepada pihak kepolisian mengaku mendengar adanya teriakan dari tetangga bahwa telah terjadi kebakaran.

“Kemudian saksi keluar dan menuju ke jalan belakang rumahnya dan melihat satu unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam dengan No Pol DN 1362 VY yang tepat berada di belakang jalan rumahnya telah terbakar,” ungkap Kapolresta Palu Kombes Polisi Barliansyah dalam keterangannya.

Saksi juga menjelaskan, sering melihat mobil tersebut terparkir di belakang rumahnya, tepat di Jalan Belibis, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu dan pengguna mobil melakukan akfivitas pemindahan BBM jenis pertalite dari tangki mobil tersebut ke jeriken ukuran 30 liter.

Baca Juga:  Polresta Palu Tangkap Pelaku Jambret yang Beraksi di 13 TKP, Polisi Amankan Parang

Sementara pada saat kejadian, saksi menyebut sopir mobil tersebut melarikan diri.

Lantaran kejadian itu, sekira pukul 10.55 Wita, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Palu mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman serta proses pendinginan.

Adapun kerugian material dari kebakaran mobil tersebut diperkirakan sekira Rp90 juta. Sementara pemilik mobil belum diketahui.

Baca Juga:  Berikut Nama-nama Geng Motor di Kota Palu yang Anggotanya Ditangkap Polisi, Termasuk 84 Pelajar

Diduga, kebakaran dipicu oleh kelalaian sopir mobil yang sedang merokok pada saat melakukan aktivitas pemindahan BBM jenis pertalite dari tangki mobil ke jeriken.

Polisi juga menyebut adanya dugaan aktivitas pemindahan BBM jenis pertalite dari tangki mobil ke jeriken sering terjadi di sekitar wilayah tersebut, pelakunya diduga oknum masyarakat dari luar wilayah itu. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *