Iklan HUT korpri

Alimuddin Pa’ada Bicara Soal Radikalisme di Seminar Legislasi Nasional UIN Datokarama Palu

Alimuddin Pa'ada
Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Alimuddin Pa'ada saat jadi pembicara Seminar Legislasi Nasional pada Kongres Forum Sema Tarbiyah (Fornasseta) PTKIN Ke-II se-Indonesia. / Ist

ReferensiA.id- Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulteng, Dr Ir Alimuddin Pa’ada MS menghadiri sekaligus menjadi pembicara pada Seminar Legislasi Nasional pada Kongres Forum Sema Tarbiyah (Fornasseta) PTKIN Ke-II Seindonesia di Gedung Madinah Wisma Haji Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin 10 Oktober 2022.

Seminar diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu dengan mengusung tema “Peran Legislatif Dalam Mewujudkan Moderasi Beragama Guna Menangkal Paham Radikalisme”.

Baca Juga:  Rapat dengan TAPD, Banggar DPRD Sulteng Sampaikan Saran dan Catatan

Sementara dari pihak Polda Sulteng diwakili Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sulteng Kompol Syafruddin SE, yang sekaligus juga menjadi salah satu narasumber pada kegiatan ini.

Seminar dihadiri 10 perguruan tinggi Islam di Indonesia di antaranya UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sumatera Utara Medan, UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, UIN Raden Mas Said (RMS) Surakarta, UIN Raden Fatah Palembang, Universitas Islam Riau, IAIN Ponorogo, IAIN Ternate, dan IAIN Bone.

Baca Juga:  DPRD Sulteng Dukung Pelaksanaan Pra Popnas Zona V Resmi di GBK Palu

Alimuddin Pa’ada menyampaikan, radikalisme merupakan suatu aliran yang menganut pemahaman-pemahaman yang sangat keras, sehingga seringkali bagi mereka yang menganut pemahaman ini menganggap dirinya paling benar dan menganggap pemahaman yang lain itu salah.

“Jangan sampai kita terjerumus ke dalam paham tersebut,” kata Alimuddin Paada yang hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Sulteng.

Baca Juga:  Penyintas Bencana Demo, Minta DPRD Batalkan Hibah Munas KAHMI

Menurutnya, mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah, keluarga, lingkungan hidup, dan semua elemen masyarakat sangatlah berpengaruh dan berperan penting dalam mencegah masuknya penyebaran paham radikalisme ini ke dalam diri kita dan juga kepada sanak family.