Akademi ini akan dibangun di atas lahan yang dihibahkan oleh Pemerintah Desa Kolono kepada Alkhairaat seluas 3.060 meter persegi. Akademi akan didukung dengan fasilitas modern, termasuk welding simulator dan sistem pelatihan berbasis industri.
Selain menyediakan fasilitas pelatihan, akademi ini juga akan memberikan sertifikasi pengelasan bertaraf internasional melalui kerja sama dengan Lincoln Electric, sehingga para lulusannya memiliki kompetensi yang diakui dan dapat bersaing di pasar tenaga kerja nasional maupun global.
Pembangunan dan infrastruktur Welding Academy yang dikerjakan oleh perusahaan meliputi pembangunan gedung pelatihan, gedung workshop/bengkel, menara air, dan biofil, sistem pengolahan air limbah yang berkelanjutan.
Sementara, pihak Alkhairaat wajib dan bertanggungjawab sepenuhnya, atas biayanya sendiri dalam mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Izin Gangguan, Sertifikat Laik Fungsi (SLF), izin penggunaan/pemanfaatan air dan/atau legalitas dan perizinan lainnya yang dibutuhkan terkait dengan pembangunan dan pengoperasian Welding Academy.
Alkhairaat juga akan mengelola dan mengoperasikan Welding Academy, termasuk dalam melakukan pemeliharaan seluruh peralatan dan bangunan.
Prosesi peletakan batu pertama ini menandai dimulainya proses pembangunan, dengan target operasional pada 2025.
PT Vale dan Alkhairaat berharap proyek ini dapat menjadi contoh sinergi yang sukses antara sektor industri dan lembaga pendidikan dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing tinggi.
Sebagai informasi, Alkhairaat adalah yayasan yang bergerak di bidang pembangunan SDM dan merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia Timur yang berbasis di Palu, Sulawesi Tengah.
Alkhairaat telah berkiprah lebih dari 95 tahun membangun SDM anak negeri melalui yayasan pendidikan mereka. ***



















