Balai Bahasa Sulteng Dorong Peningkatan Kompetensi Berbahasa Indonesia Humas Pemprov

Balai bahasa
Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah gelar peningkatan kompetensi berbahasa Indonesia bagi staf humas pemerintah daerah. / Ist

ReferensiA.id- Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Pembinaan dan Bahasa Hukum menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi berbahasa Indonesia bagi staf humas intsansi pemerintah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 25 – 26 September 2023 di Hotel Palu Golden, Kota Palu.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Balai Bahasa Sulteng terus melakukan upaya pembinaan bahasa Indonesia bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  RAPBD Sulteng 2023: Target Pendapatan Rp3,3 Triliun, Belanja Rp3,7 Triliun

Salah satu upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Berbahasa Indonesia bagi Staf Humas Instansi Pemerintah.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 staf humas di lingkungan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah.

“Staf humas di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) merupakan pengguna aktif bahasa Indonesia. Mereka menggunakan bahasa Indonesia untuk menginformasikan atau memublikasikan kinerja lembaga kepada masyarkat. Oleh sebab itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas berbahasa Indonesia para ASN yang bergelut di bidang humas,” ungkap Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah Dr Asrif M Hum, Senin 25 September 2023.

Baca Juga:  Saling Bantah Soal Data Capaian PAD Sulteng, Tenaga Ahli Gubernur: Cara Baca Data Beda

Dia mengatakan, bahasa Indonesia berkembang sangat pesat. Ribuan istilah dan kosakata baru ditetapkan untuk mendukung kualitas berbahasa lisan dan tulisan masyarakat Indonesia, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi, khusunya bidang humas.

Asisten Administrasi Umum Pemprov Sulteng M Sadli Lesnusa S Sos MSi, turut hadir untuk mewakili aparat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Bahasa Indonesia Sah Jadi Bahasa Resmi Sidang Umum UNESCO

Dalam sambutannya, Sadli menyampaikan bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional dan berperan penting sebagai bahasa resmi negara, bahasa Indonesia juga merupakan bahasa pemersatu yang menjadi alat komunikasi sehari-hari dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *