Pendaftarannya pun gratis, bahkan akan mendapatkan fasilitas dari panitia, termasuk materi dan sertifikat. Hasil pembahasan selama kongres juga akan dibukukan.
Dia mengajak seluruh pihak terkait untuk menjadi bagian penting pada kongres nanti.
“Semoga bahasa Indonesia senantiasa menjadi bahasa yang menyatukan masyarakat Indonesia yang beragam. Kita tak akan berhenti untuk terus mengutamakan bahasa negara, bahasa persatuan, bahasa kebanggaan, yakni bahasa Indonesia,” tandasnya.
Ketua KBI XII Dora Amalia bilang, pada kongres nanti setiap subtema akan diwakili oleh satu pembicara kunci. Misalnya, subtema Internasionalisasi Bahasa Indonesia, pihaknya meminta Menteri Luar Negeri yang berbicara mengenai kebijakan diplomasi bahasa atau bahasa sebagai alat diplomasi.
“Pembicara kunci pada subtema Revitalisasi Bahasa Daerah adalah Asisten Direktur Jenderal UNESCO Bidang Pendidikan Stefania Giannini. Kemudian, pembicara kunci untuk subtema Literasi Bahasa dan Sastra Indonesia adalah Najwa Shihab,” katanya.
Sehingga, menurut dia, kongres itu menarik untuk diikuti. Sebab kehadiran para pembicara kunci bisa memunculkan wawasan baru untuk peserta KBI XII.
Calon peserta dapat mengajukan permohonan keikutsertaan sebagai peserta KBI XII melalui tautan ini http://kbi.kemdikbud.go.id pada 16 Januari hingga 2 Juli 2023 besok.
Sementara itu, saat ini Badan Bahasa sedang berupaya agar bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa internasional.
“Tahun ini pengajuan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam persidangan UNESCO,” katanya.
dengan begitu, target 2045 bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional bisa terwujud. RED



















