Balai Bahasa Sulteng Gelar Rapat Koordinasi Antarinstansi untuk Lindungi Bahasa Daerah

Balai bahasa Sulteng
Kepala Balai Bahasa Sulawesi Tengah Asrif (kedua dari kanan). / Ist

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang berjenjang dari tingkat kabupaten hingga tingkat provinsi, FTBI di tingkat kabupaten bersifat lomba (terdapat juara) dan FTBI di tingkat provinsi bersifat selebrasi (tidak terdapat juara).

Adapun rapat tersebut diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan oleh masing-masing pihak, yaitu Balai Bahasa diwakili oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Asrif, Kabupaten Donggala diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala Nur Rahmat.

Kemudian Kabupaten Banggai diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Drs Lajibir, Kabupaten Poso diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupatwn Poso Aris Bokilo.

Sementara Kabupaten Banggai Kepulauan diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupateb Banggai Kepulauan Adriawan Lumuan dan Kabupaten Morowali Utara diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Morowali Utara Eli Sudrajab Petalolo.

Baca Juga:  Balai Bahasa Sulteng Luncurkan 32 Buku Bacaan Anak Berbahasa Daerah dan Terjemahan Karya Penulis Lokal

Selain itu, Balai Bahasa juga melaksanakan pemutakhiran modul revitalisasi bahasa daerah yang akan digunakan dalam pembelajaran pada saat bimbingan teknis guru utama bersama 24 pakar dan pegiat bahasa dari kabupaten pelaksana RBD tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menyesuaikan modul RBD yang telah ada dengan bahasa-bahasa yang direvitalisasi tahun lalu.

Baca Juga:  Kepala Balai Bahasa Sulteng Sebut Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik Terancam Bahasa Asing

“Melalui kerja sama yang erat dan komitmen yang kuat, diharapkan upaya revitalisasi bahasa daerah ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi keberlanjutan dan kelestarian bahasa daerah di Sulawesi Tengah,” jelas Kepala Balai Bahasa Sulteng Asrif, dalam keterangannya, Kamis 29 Februari 2024.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *