News  

Fenomena La Nina Berlanjut, Begini Potensi Dampaknya di Sulteng

la nina
Ilustrasi. / BMKG

Puncak La Nina biasanya berhubungan dengan nilai terrendah anomali _Sea Surface Temperature (SST)_ pada Nino3.4.

Daerah Nino3.4 adalah lokasi di Samudera Pasifik yang merupakan irisan dari region 3 yang berada di samudera Pasifik timur dengan region 4 yang berada di bagian tengah samudera Pasifik.

Puncak indeks terendahnya biasanya terjadi pada bulan Desember – Januari menandakan puncak fenomena La Nina.

Dampak La Nina di Sulawesi Tengah

Penampakan alam Sulawesi Tengah banyak dikelilingi oleh wilayah daratan yang dikelilingi perairan, dimana kebanyakan masyarakat bertumpu pada mata pencaharian sebagai Petani dan Nelayan.

Baca Juga:  Doda Poso Diguncang 4 Kali Gempa Dangkal Kurun Waktu 20 Menit, Ini Imbauan BMKG

Transportasi masyarakat juga banyak dilakukan melalui jalur laut untuk menghubungkan masyarakat di kepulauan.

Data dari Ditjen Tanaman Pangan Kementan mencatat luasan sawah yang terkena banjir meningkat setiap kejadian La Nina, selain itu serangan hama Wereng Batang Coklat juga meningkat seiring dengan kenaikan kelembaban udara sebagai pemicunya.

“Dampak Fenomena La Nina bukan hanya berpengaruh pada sektor pertanian. Sektor transportasi juga perlu mendapatkan perhatian serius. Kegiatan pelayaran rakyat dan transportasi komersial harus diutamakan untuk mencegah kecelakaan transportasi laut yang disebabkan oleh arus laut dan gelombang tinggi,” jelas keterangan BMKG.

Baca Juga:  Warga Pantai Barat Donggala Mengungsi Akibat Gempa Magnitudo 6,3

Selain itu, frekuensi kejadian bencana cuaca ekstrim seperti hujan lebat yang disertai angin kencang dan badai petir kerap kali menyertai fenomena ini.

Masyarakat yang berdomisili pada tingkat kecuraman tinggi memerlukan kewaspadaan tinggi ketika terjadi hujan lebat, karena hujan lebat dapat menyebabkan tanah retak dan longsor.

Begini Cara Mengantispasi Dampak Kerugian Akibat La Nina

Menghadapi dampak yang diakibatkan fenomena alam La Nina di Sulawesi Tengah, semestinya diproritaskan penanganannya pada wilayah dengan curah hujan tinggi sekaligus wilayah rawan banjir, wilayah perairan dan daerah lumbung padi.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *