Namun menurutnya, ada solusi yang bisa menghemat pembiayaan akses transportasi menuju Dusun Uwentumbu dengan melibatkan peran serta warga setempat.
Jika sebelumnya harus membangun 7 unit jembatan, bisa dipangkas jumlahnya menjadi 2 unit Pembangunan jembatan. Dengan catatan, warga secara ikhlas siap menghibahkan lahannya pada lokasi yang dilalui jalur pembangunan jembatan.
“Ini perlu dimusyawarahkan warga, jika sepakat menghibahkan lahannya kepada pemerintah, segera laporkan ke pemerintah, mumpung masih proses pembahasan anggaran di dewan untuk penganggaran tahun 2025,” ujar Hadianto.
Hadianto menekankan, jika warga sudah sepakat untuk menghibahkan, Pemerintah Kota Palu bisa segera mengalokasikan anggaran pembangunan jembatan untuk menembus keterisolasian Dusun Uwentumbu. ***



















