Dalam kegiatan DIANI ini, BPJS Kesehatan berharap kesadaran peserta terhadap manfaat pentingnya Program JKN serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap prosedur, hak dan kewajiban peserta terhadap Program JKN.
Layanan jemput bola melalui BPJS Keliling peserta bisa mengakses pelayanan, dimulai dari administrasi, pembayaran iuran, Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP).
Selain BPJS Keliling, BPJS Kesehatan juga mengembangkan berbagai inovasi berbasis digital lainnya yang dihadirkan demi memberikan kemudahan akses bagi peserta, seperti melalui BPJS Kesehatan Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN, Chat Assisten JKN (CHIKA), Voice Interactive JKN (VIKA), Pelayanan Administrasi melalui Whatapp (PANDAWA), hingga dengan cara mengirimkan direct message di media sosial resmi BPJS Kesehatan.
Terbaru, BPJS Kesehatan merilis fitur i-Care JKN untuk memberikan kemudahan akses kepada fasilitas kesehatan untuk melihat Riwayat pelayanan kesehatan peserta JKN selama satu tahun terakhir.
Dengan adanya akses terhadap riwayat pelayanan sebelumnya, dokter dapat memberikan layanan yang lebih cepat dan tepat kepada peserta JKN.
Dalam kegiatan DIANI, Wiwieng juga sempat mengunjungi Rumah Sakit Kabelota Kabupaten Donggala untuk memastikan layanan yang diberikan kepada peserta JKN sudah sesuai ketentuan.
Ia memastikan, upaya transformasi mutu layanan terus digaungkan BPJS Kesehatan untuk menghadirkan wajah baru pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat dan semua setara. Langkah ini dilakukan agar seluruh peserta JKN bisa merasakan pelayanan yang optimal.
Kegiatan yang disingkat SiBLing atau Supervisi, Buktikan, dan Lihat Langsung (SiBLing), merupakan bentuk pemantauan yang dilakukan kepada seluruh mitra fasilitas kesehatan terhadap komitmen yang diberikan dalam pemberian layanan terhadap peserta JKN.



















