Sedangkan sosok Reny Lamadjido sendiri, meski baru dikenal oleh 58,1% responden, namun, dari mereka yang mengenal sosok Reny, tingkat kedisukaannya mencapai 80,1%.
Kedua, dari responden yang mengetahui ketiga nama kandidat gubernur, citra personal Anwar Hafid unggul dari calon lainnya.
“Anwar unggul dalam aspek perhatian pada rakyat; jujur dan bersih dari korupsi; berani dan tegas; relijius dan taat agama; bugar dan sehat; dan mampu memimpin Sulawesi Tengah,”sebut Yoes.
Ketiga, kata Yoes, sosialisasi yang dilakukan oleh Anwar Hafid juga dinilai lebih intensif dibandingkan kandidat lainnya, 19,1% responden menyatakan bahwa mereka pernah melakukan pertemuan tatap muka langsung dengan Anwar Hafid.
“7,4% lainnya pernah melihat namanya di surat kabar/koran, 7,8% responden mengaku pernah didatangi oleh timses pasangan Anwar-Reny,”ungkapnya.
Yoes mengatakan survei LSI dilakukan dengan sampel sebanyak 800 responden yang terdiri dari warga negara Indonesia di Provinsi Sulawesi Tengah yang memiliki hak pilih, atau mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei ini dilakukan.
“Sampel ini bersifat representatif dan tersebar secara proporsional di seluruh
kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah,”terang Yoes.
Yoes mengatakan sampel diambil dengan metode multi-stage random sampling dengan tingkat margin of error sebesar +/- 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%.
“Namun, yang perlu dicatat adalah dinamika pemilihan gubernur Sulawesi Tengah masih cukup dinamis mengingat ada sekitar 25% pemilih yang masih belum menentukan pilihannya,”imbuhnya.
Yoes menambahkan bahwa kerja-kerja pasangan calon yang didukung tim pemenangan dan sosialisasi meluas adalah kunci untuk keluar sebagai pemenang dalam pemilihan gubernur Sulawesi Tengah pada tanggal 27 November mendatang. ***



















