Namun dia memastikan luapan air tersebut tidak berbahaya. Saat itu volume air terbilang banyak karena diperparah oleh limpasan air hujan.
“Jadi sebenarnya tidak berbahaya, ada dibuatkan kontrol juga di situ,” katanya.
Namun begitu, pihak DLH Kota Palu juga merekomendasikan kolam pengendapan sedimen, agar air yang ada di area pertambangan tidak melebar dan harus ditampung dan dikontrol kualitasnya.
Dia juga memastikan pihaknya terus melakukan kontrol di pertambangan PT CPM.
“Meskipun CPM melakukan lakukan uji PH, tapi DLH juga lakukan pengukuran itu sebagai pembanding. Tapi intinya aman kok,” tandasnya. RED



















