Seiring dengan antusiasme masyarakat terhadap kendaraan listrik yang terus meningkat, juga untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, Adira Finance telah menyediakan pembiayaan kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda motor listrik dan mobil listrik dari beberapa produsen beragam merek.
Menurut Adira Finance, hingga September 2023, pembiayaan kendaraan listrik terus menunjukkan tren kenaikan signifikan dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Terkait jaringan usaha, per 30 September 2023, Adira Finance telah mengoperasikan 470 jaringan usaha di seluruh Indonesia, didukung sekitar 17 ribu karyawan, untuk melayani sekitar 1,9 juta konsumen.
Dari sisi keuangan, Adira Finance membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 17 persen (yoy) menjadi sebesar Rp1,3 triliun di sembilan bulan pertama tahun ini.
Pertumbuhan ini terutama didorong meningkatnya total pendapatan sebesar 11 persen (yoy) menjadi Rp6,9 triliun seiring dengan tumbuhnya kinerja pembiayaan perusahaan. Dengan demikian, Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) Perusahaan masing-masing menjadi 8,4 persen dan 17,7 persen.
Dari sisi pendanaan, Perusahaan terus melakukan diversifikasi sumber pendanaannya melalui dukungan berkelanjutan dari pembiayaan bersama dengan perusahaan induknya, Bank Danamon, dan memperoleh pinjaman eksternal yang meliputi pinjaman bank dan obligasi.
Pada posisi September 2023, Pembiayaan Bersama mewakili 47 persen dari piutang yang dikelola. Sementara itu, total pinjaman perusahaan pada September 2023 tercatat meningkat sebesar 43 persen (yoy) menjadi Rp15,4 triliun, terdiri dari pinjaman bank, baik dalam negeri dan luar negeri dan obligasi & sukuk, masing-masing memberikan kontribusi 66 persen :34 persen. Hasilnya, gearing ratio stabil yaitu sebesar 1,5 kali.



















