“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan kepastian bagi seluruh pekerja,” jelasnya.
Ia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperluas perlindungan hingga ke desa-desa dan sektor informal yang selama ini sulit dijangkau.
Komitmen untuk terus memperluas jangkuan perlindungan bagi pekerja informal di Sulawesi Tengah juga ditegaskan oleg Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu, Luky Julianto.
Pekan lalu, BPJS Ketenagakerjaan bersama BPJS Kesehatan bahkan telah menggelar kegiatan Sosialisasi Manfaat Program dan Instalasi Aplikasi JMO kepada pekerja Cleaning Service PT Sindue Karya Mandiri.
Luky menyampaikan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas jangkauan literasi jaminan sosial, khususnya bagi tenaga kerja sektor informal dan penyedia jasa kebersihan.
“Kami ingin memastikan seluruh pekerja, termasuk tenaga cleaning service, mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang hak dan manfaat jaminan sosial. Dengan adanya aplikasi JMO, peserta kini lebih mudah mengakses layanan Bpjamsostek kapan pun dan di mana pun,” ujar Luky. ***



















