Persewar terus mendominasi permainan, namun sejumlah peluang yang diciptakan belum berbuah gol. Pertahanan Persipal yang dikawal Jahanbakhs masih terlalu kokoh untuk dapat ditembus Boaz Salossa dan kawan-kawan.
Asik menyerang, Persewar justru dikejutkan gol tendangan jarak jauh Fikri. Sepakan keras gelandang bernomor punggung 12 milik Persipal itu tidak terjangkau oleh kiper Persewar. Bola melaju deras ke sudut kanan gawang.
Usai kebobolan gol kedua, Persewar semakin meninggikan garis pertahanan. Mereka berupaya terus menggempur pertahanan Persipal. Namun tidak ada lagi gol yang terjadi hingga turun minum.
Di awal babak kedua Persewar kembali berupaya mendominasi permainan. Sementara persipal masih mengandalkan serangan balik cepat.
Pada menit 59″ Fiktor Pae nyaris menyamakan skor. Tendangan bebas pemain veteran sarat pengalaman itu meluncur deras di atas mistar gawang yang dijaga Ramadhan.
Persipal akhirnya bisa keluar dari tekanan pada menit 60″. Kedua tim kemudian sama-sama bermain terbuka. Saling jual beli serangan pun terjadi.
Menit 62″ Persipal mendapatkan sejumlah peluang, namun kiper lawan berulang kali mengamankan gawangnya.
Pada menit 63″ Persewar kembali mendapatkan kesempatan untuk menyamakan skor. Boaz yang berhasil melewati sejumlah pemain bertahan Persipal gagal mencetak gol usai bola sepakannya terbentur tubuh Jahanbakhs.
Kedua klub secara bergantian mendapatkan kesempatan merubah angka di papan skor, namun tak satu pun peluang yang berujung gol.
Pelatih Persewar Salahkan Wasit, Persipal Juga Mengaku Dirugikan
Usai laga, Pelatih Persewar Eduard Ivakdalam menyoroti kepemimpinan wasit. Dia menyebut wasit yang memimpin jalannya pertandingan banyak membuat keputusan yang merugikan pemainnya di lapangan.
“Kita bersyukur pertandingan berakhir tanpa ada kericuhan, lancar sampai akhir. Kita perlu evaluasi, karena pertandingan disiarkan secara langsung, tentu pertandingan ini disaksikan langsung di Jayapura,” kata Eduard Ivakdalam.



















