Produksi Belum Dimulai, PT Vale IGP Morowali Sudah Tanam Pohon di Area Reklamasi

Pt vale
Karyawan PT Vale IGP Morowali lakukan penanaman pohon dalam rangka peringati Hari Bumi 2025. / Ist

 

Reklamasi di Awal: Paradigma Baru Pertambangan Berkelanjutan

Di tengah tantangan lingkungan global, PT Vale mengambil pendekatan berbeda—reklamasi dilakukan sejak awal, bukan di akhir.

Lebih dari 300 orang yang terdiri dari karyawan dan mitra kontraktor turut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap bumi adalah kerja bersama.

Ini adalah bagian dari strategi reklamasi progresif, yang memastikan bahwa setiap jengkal lahan yang digunakan akan kembali hijau dan bermanfaat.

Baca Juga:  PT CPM Tegaskan Komitmen Kolaborasi dan Keselamatan saat Gelar Upacara Peringatan HUT ke-80 RI

Tak hanya penanaman pohon, PT Vale IGP Morowali juga menerapkan metode hydroseeding—teknologi penghijauan yang mempercepat pertumbuhan vegetasi di lahan tebing seperti di area MHR.

Dengan menyemprotkan campuran benih, air, kompos, pupuk dan perekat ke permukaan yang telah dipasang jute net, metode ini tidak hanya mempercepat proses penghijauan, tetapi juga mencegah erosi, mengikat debu, dan memperbaiki struktur tanah.

Teknologi ini telah diterapkan di area reklamasi MHR120, dan diharapkan menjadi standar baru untuk reklamasi tambang yang efektif dan ramah lingkungan di Indonesia.

Baca Juga:  Laba Bersih PT Vale Naik 58 Persen, Capai USD67,7 Juta

 

Melangkah Bersama Alam: Warisan Hijau untuk Generasi Mendatang

Lebih dari sekadar memulihkan lahan, PT Vale IGP Morowali ingin meninggalkan warisan—bahwa pertumbuhan industri bisa sejalan dengan perlindungan lingkungan. Proses reklamasi ini dirancang untuk melibatkan lebih dari sekadar perusahaan: kontraktor dan komunitas lokal menjadi bagian dari gerakan ini.

“Bagi kami, pertambangan yang bertanggung jawab bukan hanya tentang menciptakan nilai ekonomi, tapi juga tentang warisan yang kita tinggalkan. Reklamasi yang dimulai dari awal ini adalah bukti bahwa industri bisa bertumbuh tanpa mengorbankan bumi,” tutup Wafir.

Baca Juga:  PT Vale Dorong Mahasiswa Unhas Jadi Talenta Masa Depan Industri Tambang Berkelanjutan

Dengan langkah-langkah nyata ini, PT Vale membuktikan bahwa masa depan pertambangan bukan hanya soal ekstraksi—tetapi soal restorasi, kolaborasi, dan tanggung jawab terhadap planet yang kita tinggali bersama. ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *