PT Vale Komitmen Percepat Pembangunan Pabrik Nikel di Bahodopi

Pabrik Nikel di Bahodopi
Vice President Director PT Vale Tbk, Adriansyah Chaniago bersama timnya melakukan peninjauan ke lokasi mega proyek pembangunan pabrik nikel di Blok Bahodopi baru-baru ini.

FCA ditandatangani oleh Febriany Eddy dan Bernardus Irmanto, masing-masing sebagai CEO dan CFO PT Vale dan Xuehua Chen, Pimpinan Huayou.

Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Deshnee Naidoo sebagai Presiden Komisaris PT Vale yang berpartisipasi secara virtual.

Para Pihak pada prinsipnya telah menyepakati hal-hal pokok yang terkait dengan Proyek HPAL Pomalaa, yang meliputi: Huayou akan membangun dan melaksanakan Proyek HPAL Pomalaa, dan PT Vale akan memiliki hak untuk mengakuisisi hingga 30% saham Proyek HPAL Pomalaa tersebut.

Baca Juga:  PT Vale Buka Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Bencana Semeru

Proyek HPAL Pomalaa akan mengadopsi dan menerapkan proses, teknologi dan konfigurasi HPAL Huayou yang telah teruji untuk memproses bijih limonit dan bijih saprolit kadar rendah dari tambang PT Vale di Pomalaa, untuk menghasilkan Produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan potensi kapasitas produksi hingga mencapai 120.000 metrik ton nikel per tahun.

Baca Juga:  PT CPM Buka Lowongan Kerja Hingga 17 Maret, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Kedua perusahaan akan bekerja sama untuk meminimalkan jejak karbon proyek, dan selanjutnya para Pihak sepakat untuk tidak menggunakan pembangkit listrik tenaga batu bara captive sebagai sumber listrik dalam bentuk apapun untuk pengoperasian Proyek HPAL Pomalaa. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *