“Kami bekerja sama dengan kelompok perempuan untuk mengidentifikasi potensi produk unggulan yang bisa dihasilkan dan dipasarkan,” ungkapnya.
Salah satu hasil sementara dari kajian adalah pengembangan berbagai produk olahan perikanan dengan nilai tambah tinggi, seperti ikan asap, abon ikan, dan produk olahan laut lainnya.
Produk-produk tersebut nantinya akan melalui tahapan uji laboratorium untuk memastikan keamanan pangan dan kualitasnya.
Menurut Lisma S Piu, Ketua kelompok usaha perempuan Anugrah Makmur Desa Luok yang terlibat kajian, melalui kajian tersebut dapat membantu mereka tidak hanya menghasilkan produk tetapi bagaimana produk lebih baik dan lebih bermutu sekaligus juga membuka peluang baru untuk meningkatkan pendapatan.
“Kegiatan ini sangat berarti bagi kami karena selama ini tidak pernah kami memperoleh pengetahuan tentang kajian nilai tambah apalagi terkait hasil olahan perikanan. ROA memberikan pendampingan untuk membantu kelompok perempuan dalam mengoptimalkan proses produksi dan memasarkan produk mereka ke pasar,” imbuhnya. RED



















