Saat peninjauan berlangsung, tercatat sudah 30 ribuan data pendaftar yang berstatus terverifikasi dan tinggal menunggu transferan di rekening untuk membayar uang kuliah tunggal (UKT).
Untuk perbaikan di masa depan, Gubernur mengisyaratkan pembangunan data center mandiri yang memungkinkan pengelolaan data secara cepat dan real time serta dapat dipantau Gubernur lewat dashboard khusus.
Tak hanya itu, Gubernur Anwar Hafid juga meminta supaya operator aktif mengirim notifikasi ke nomor HP pendaftar sebagai pengingat terkait berkas-berkas yang belum dilengkapi, termasuk perkembangan dari pendaftaran sudah masuk ke tahapan apa.
“Kita harus punya bukti 80 ribu yang mendaftar itu sudah dihubungi,” tegasnya, agar operator tidak abai.
Dalam waktu dekat, Gubernur juga memastikan dana beasiswa Berani Cerdas segera ditransfer ke para pemilik rekening yang telah lolos verifikasi. RED



















