“Ekonomi kita yang terpuruk akan menjadi fokus utama di 100 hari pertama. Selain itu, tata kelola pemerintahan yang saat ini cukup kacau juga akan segera dibenahi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia menegaskan pentingnya mengakhiri fitnah dan permusuhan demi Donggala yang lebih baik.
“Tidak ada lagi saling menghujat atau menyalahkan. Kami berkomitmen untuk merangkul semua elemen masyarakat agar bersama-sama membangun Donggala yang lebih maju,” ujarnya. BIM













