ReferensiA.id- Angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tengah (Sulteng) sepanjang tahun 2022 meningkat dibanding 2021. Yang perlu menjadi perhatian, kecelakaan lalu lintas justru banyak melibatkan anak-anak.
Berdasarkan data Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah, jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada 2022 sudah mencapai 1.065 kasus. Angka kecelakaan tahun ini meningkat 8,54 persen dari angka laka lantas 2021 sebanyak 974 kasus.
Adapun kelompok usia pelaku laka lantas pada 2022 ini didominasi usia antara 16 – 25 tahun, yakni sebanyak 375 orang, atau 35,21 persen dari total jumlah kasus laka lantas.
Selain itu, jumlah kasus kecelakaan yang melibatkan anak-anak usia 5 – 15 tahun meningkat 49 persen dari 70 kasus pada tahun 2021 menjadi 104 kasus pada 2022.
Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Polisi Rudy Sufahriadi pun menyayangkan tingginya angka laka lantas yang melibatkan banyaknya anak-anak tersebut.
“Usia 05 – 15 tahun pelaku laka lantas tinggi, belum waktunya naik sepeda motor sudah pakai,” ujar Kapolda Rudy Sufahriadi pada Konferensi Pers Akhir Tahun 2022 Polda Sulteng, Kamis 29 Desember 2022.
Sementara itu, dari 1.065 kasus laka lantas yang terjadi, menyebabkan 315 korban meninggal. Angka itu turun 3 persen dari jumlah korban meninggal akibat laka lantas pada 2021 yang jumlahnya 326 korban.
Adapun korban yang mengalami luka berat 414 orang, luka ringan 1.298 orang. Akibat laka lantas tersebut, menyebabkan kerugian materil mencapai Rp4,6 miliar lebih. RED



















