ReferensiA.id- Dua penghargaan resmi berhasil dikantongi PT Vale Indonesia Tbk atas komitmennya memperkuat roda ekonomi rakyat di Sulawesi Selatan (Sulsel). Melalui investasi hilirisasi nikel dan pembinaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang konsisten, grup usaha Mining Industry Indonesia (MIND ID) ini dinilai sukses menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan ekonomi kerakyatan pada ajang Harkopnas ke-79.
Vale Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal. Langkah ini diselaraskan dengan momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan melalui penyelenggaraan Pekan Expo Koperasi dan UMKM di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kabupaten Luwu Timur pada 6 – 10 Oktober 2026.
Perhelatan akbar ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, bersama jajaran pemerintah daerah serta gerakan koperasi dan pelaku UMKM dari 23 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Pada momentum tersebut, Vale Indonesia memperoleh dua penghargaan sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang turut berkontribusi mendukung kesuksesan perayaan Pekan Expo Koperasi dan UMKM Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Atas penghargaan dan dukungan Vale Indonesia, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi, sehingga kegiatan Pekan Expo Koperasi UMKM bisa berlangsung dengan sukses.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Vale Indonesia, Bernardus Irmanto mengatakan PT Vale Indonesia memiliki komitmen untuk dapat terus mendukung pertumbuhan masyarakat sekitar secara berkelanjutan.
“Bagi kami keberhasilan industri dapat diukur melalui produksi dan investasi, serta manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Melalui kegiatan operasi, pengembangan proyek hilirisasi dan pembedayaan UMKM, kami bermaksud membuka lebih banyak peluang ekonomi agar masyarakat dapat tumbuh bersama perkembangan industri. Vale Indonesia telah berperan dalam pemberdayaan masyarakat, baik melalui dukungan bidang ekonomi, maupun bidang-bidang lain, seperti pendidikan, peningkatan kapasitas, kesehatan, dan kesejahteraan,” kata Bernardus.



















