Ditemui Presiden BEM Untad, Wagub Sulteng Pastikan Investasi Ramah Lingkungan

IMG 20211119 WA0053
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Mamun Amir saat menerima Presiden BEM Untad di ruang kerjanya. / Humas Pemprov

ReferensiA.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Drs Mamun Amir menyatakan pemerintah daerah berkomitmen semua investasi di provinsi ini harus membawa konsep ramah lingkungan.

Provinsi ini, kata dia punya potensi besar di berbagai sektor di antaranya pertambangan, pertanian, perkebunan, kelautan, dan perikanan. Hanya saja, investasi apapun harus ramah lingkungan.

Hal itu dikemukakan Mamun Amir saat menerima kunjungan Presiden Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu Moh Wiranto Basatu dan anggotanya di ruang kerja Wagub Sulteng, Jumat 19 November 2021.

Baca Juga:  Empat Rekomendasi Irjen Kemendagri Usai Periksa 19 OPD Pemprov Sulteng

Moh Wiranto Basatu menyampaikan perlunya dilakukan seminar untuk menyatukan gagasan sebagai masukan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, pelaksanaan pembangunan dan investasi haruslah ramah lingkungan.

Wagub sependapat dengan masukan mahasiswa. Menurutnya, daerah akan sulit berkembang kalau tidak ada investasi. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan investasi, namun dengan konsep ramah lingkungan.

“Gubernur pasti akan terus mendorong investasi yang ramah lingkungan di seluruh kabupaten dan kota se Sulawesi Tengah,” ujarnya Wagub didampingi Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga.

Baca Juga:  DPR Diwacanakan Bakal Bangun Kantor Berita

Wagub melanjutkan, sebagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam, pemerintah daerah telah memiliki strategi. Selain memperhatikan aspek lingkungan, pemerintah daerah meletakkan pondasi yang kokoh untuk generasi selanjutnya.

Sebagaimana visi dan misi Gubernur Sulawesi Tengah, “Gerak Cepat menuju Sulawesi Tengah yang lebih Sejahtera dan Lebih Maju”. Visi itu akan dicapai dengan 9 misi di antaranya pembangunan kualitas SDM melalui pendidikan vokasi.

Baca Juga:  DPRD Sulteng Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting

“Olehnya ke depan semua jenjang pendidikan perlu ada pendidikan vokasi untuk mempersiapkan angkatan kerja sesuai kebutuhan perusahan yang berinvetasi,” jelasnya. Red

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *