Perhatian Rusdy Mastura dalam urusan pemenuhan hak korban tidak pernah surut. Hingga diakhir masa jabatan sebagai Gubernur, pria yang akrab disapa Cudi terus mengupayakan program reverifikasi korban 65/66 di daerah lainnya yang belum terjangkau.
Rusdy Mastura yang didampigi oleh Kabiro Hukum Adiman, menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama dengan SKP-HAM, sehingga Ia dapat mencanangkan Kota Palu sebagai kota sadar HAM dan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai provinsi yang ramah HAM.
“Terimakasih SKP-HAM atas penghargaannya. Kalau bukan karena perjuangan SKP-HAM, saya tidak akan sadar tentang HAM, makanya itu kita disebut sebagai Champion of Human Rights,” ucap Rusdy Mastura.
Nurlaela Lamasitudju yang memberikan piagam secara langsung pun menyampaikan rasa syukur atas dukungan dan kebijaksanaan Rusdy Mastura dalam mendorong dan mengupayakan pemenuhan hak korban.
“Harapan SKP-HAM semoga pemerintahan selanjutnya dapat melanjutkan kerja-kerja pemenuhan hak korban pelanggaran HAM di Sulawesi Tengah,” kata Nurlaela.
Selain menyerahkan piagam penghargaan, SKP-HAM juga menyerahkan kumpulan kliping berita dari berbagai media nasional dan internasional yang memuat tentang kerja sama SKP-HAM dengan Rusdy Mastura dalam memulihkan hak korban.
SKP-HAM juga menyerahkan buket bunga yang berisikan foto-foto kenangan Rusdy Mastura bersama SKP-HAM dan segenap Keluarga Besar SKP-HAM sebagai kado kepada Rusdy Mastura yang baru berulang tahun pada 8 Februari 2025 kemarin. ***



















