Dia menyayangkan anggaran yang begitu besar hanya untuk membenahi lapangan yang dianggap tidak akan dinikmati oleh masyarakat kalangan bawah.
“Manfaatnya ada, tapi tidak begitu besar khusunya masyarakat kalangan bawah. Pada dasarnya saya sesali pemerintah anggarkan ini untuk kepentingan orang-oramg yang hanya ingin bersantai. Harusnya bangun ekonomi masyarakat dulu,” tandasnya.
Sementara Anggota DPRD dari Fraksi Nasdem Mutmainah Korona berharap revitalisasi Lapangan Vatulemo itu bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas.
“Vatulemo ini kita nantikan betul, bagaimana desainnya, bagaimana aksebilitas untuk semua kalangan masyarakat termasuk disabilitas, bagaimana bisa mengangkat ekonomi masyarakat,” kata dia.
Anggota DPRD dari Fraksi Golkar Farden Saino juga ikut menyoroti besarnya anggaran yang digunakan untuk merevitalisasi Lapangan Vatulemo Palu.
“Ini anggaran cukup besar, kira-kira apa yang masyarakat bisa dapat dibanding dengan sebelumnya. Dengan Rp25 miliar, seharusnya ada sesuatu yang ‘wah’ yang bisa kita dapat,” sebut Farden.
Revitalisasi Lapangan Vatulemo Berdasarkan Survei di Medsos
Menanggapi Anggota DPRD Palu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palu Singgih B Prasetyo menyebut dengan anggaran Rp25 miliar, di Lapangan Vatulemo dengan desain barunya akan lebih banyak ditemui fasilitas penunjang bagi masyarakat.
Di antara fasilitas yang akan dihadirkan, ada lintasan joging, air mancur, teras air, lapangan gateball, lapangan olahraga rekreasi umum, tempat bermain anak, area parkir hingga gedung untuk etalase produk UMKM.
“Terkait disabilitas, ada akses khusus kursi roda. Ada area untuk kegiatan yang skalanya agak besar agar manfaatnya lebih besar. Konsep ini menyatukan taman dengan halaman kantor wali kota,” terang Kadis PU Kota Palu.



















