Satu-satunya truk listrik di perusahaan tambang nikel itu dioperasikan oleh seorang perempuan bernama Yulianti Marcelina, yang sudah bekerja selama hampir 11 tahun di PT Vale.
Bukan hanya teknologi, termasuk fasilitas persemaian benih atau bibit, PT Vale juga berencana hadirkan Nursery berskala besar di Bahodopi dan Pomalaa sebelum produksi. Saat ini manajemen PT Vale sedang berkonsultasi dengan KLHK terkait rencana itu.
“Selama beroperasi lebih dari 50 tahun kami bisa menjaga lingkungan, itulah yang mungkin bisa kami banggakan,” kata Febri, perempuan pertama yang menjabat CEO PT Vale Indonesia. RED



















