Pertanian organik itu mulai berdiri sejak 17 Desember 2019. Sementara Rumah Kompos mulai dibuka pada Januari 2020.
Pertanian dan operasional Rumah Kompos dimulai dari pelatihan kemudian mendapat pendampingan dari PT Vale.
Produk yang dihasilkan pun 100 persen organik, di antaranya ada kangkung, kacang panjang, buncis, terong, kacang tanah dan bayam.
Mereka juga seminggu sekali memasok ke katering untuk karyawan PT Vale.
Program lainnya, PT Vale mendukung sejumlah kelompok tani untuk mengembangkan budidaya padi organik dengan System of Rice Intensification (SRI) Organik.
Dengan upaya itu, petani dapat menghemat penggunaan benih, penggunaan air, pupuk kimia dan pestisida kimia melalui pemberdayaan petani dan kearifan lokal. Hasil produksinya pun lebih banyak.
Janji Terapkan di Blok Bahodopi dan Pomalaa
PT Vale yang punya sekitar 9.000-an pekerja, terdiri dari 3.000 karyawan PT Vale dan 6.000 tenaga kontraktor itu berencana mendirikan pabrik nikel baru di dua wilayah, yakni di Blok Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah dan Blok Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan data, PT Vale punya kontrak karya yang telah diamandemen pada 17 Oktober 2014 dan berlaku hingga 28 Desember 2025 dengan luas konsesi seluas 118.017 hektar meliputi Sulawesi Selatan (70.566 hektare), Sulawesi Tengah (22.699 hektare) dan Sulawesi Tenggara (24.752 hektare).
Sejauh ini perseroan baru melakukan penambangan dan aktivitas produksi bijih nikel di Blok Sorowako, Sulawesi Selatan, dengan rata-rata volume produksi nikel per tahun mencapai 75.000 metrik ton.



















