Seleksi KPID: Perempuan Kandas di DPRD Sulawesi Tengah

Seleksi KPID

Yayasan Sikola Mombine adalah organisasi yang fokus pada upaya pemajuan sumber daya manusia khususnya perempuan untuk mendukung kesetaraan dan keadilan gender. Maka, wajar jika protes atas keputusan tersebut.

Direktur Eksekutif Yayasan Sikola Mombine, Nur Safitri Lasibani menegaskan pemilihan hingga penetapan anggota KPID Sulawesi Tengah telah mengabaikan keterwakilan perempuan.

Dia kemudian mengemukakan berbagai alasan mengapa harus ada keterwakilan perempuan di lembaga tersebut.

Dia juga menyoroti mekanisme uji publik dalam menjaring masukan masyarakat terhadap calon anggota KPID harus dilakukan sesuai aturan, adil, transparan dan tidak berdasarkan titipan sehingga tidak menimbulkan ketimpangan dan sejumlah polemik atas hasil putusan penetapan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Tanpa Keterwakilan Perempuan, Yayasan Sikola Mombine Desak Gubernur Cabut SK KPID Sulteng

Sulawesi Tengah, menurutnya tidak akan maju dalam upaya mendidik masyarakat untuk mengakses dan mengelola informasi yang benar dan adil gender jika lembaga dan institusi yang membidanginya justru abai pada keterwakilan perempuan. red

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *