Semarak 70 Tahun Kalla Group: Kalla Toyota Sulteng Beri Kemudahan Miliki Kendaraan

Semarak 70 tahun Kalla group

Data penjualan Kalla Toyota, sepanjang tahun 2022 dimulai dari bulan Januari hingga September 2022 memperlihatkan konsistensi Kalla Toyota memimpin market share di seluruh wilayah.

“Hal ini tidak terlepas dari berbagai kemudahan memiliki Toyota unggulan yang ditawarkan oleh Kalla Toyota,” ungkap Kepala Cabang Kalla Toyota Palu Martadinata, Ruly Adinatha.

Kata dia, market otomotif Sulawesi Tengah di tahun 2021 ke tahun 2022 menunjukkan peningkatan hingga 20,7 persen, atau naik sekitar 1.269 unit.

Baca Juga:  Teknisi Kalla Toyota Siap Berikan Layanan Service di Jalur Mudik Makassar-Parepare

Hal ini sejalan dengan meningkatnya market share Toyota yang di tahun 2021 mencapai 43,2 persen, sementara di tahun 2022 naik mencapai 44,6 persen.

Market Toyota pun mengalami peningkatan hingga 24,8 persen. Untuk top 5 model yang berkontribusi paling besar dalam penjualan Toyota di Sulawesi Tengah, kata dia, di antaranya dikuasai oleh segmen MPV Low dengan share 18 petsen, SUV Med dengan share 12 persen, MPV Entry dengan share 10 petsen, Compact Entry dengan share 8 persen dan SUV Low dengan share 3 persen.

Baca Juga:  Kalla Toyota Capai Rp117 Miliar Transaksi dalam Sepekan

Kalla Toyota di seluruh wilayah mencatat sebanyak 15.159 unit kendaraan Toyota baru mengaspal dalam periode Januari hingga September 2022. Khusus di wilayah Sulawesi Tengah, Kalla Toyota mencatat 5 top area yang memiliki penjualan tertinggi, di antaranya di Palu dengan share 29,8 persen, Morowali 12,4 persen, Luwu Banggai 11,1 persen, Parigi 7,2 persen dan Poso 7,8 persen,” jelas Ruly Adinatha.

Baca Juga:  Kalla Toyota Sudah Bagikan 100 Paket Umrah dan Wisata Religi ke Pelanggannya

“Kuartal kedua ini ekonomi cukup sulit, tapi pasar otomotif kita secara overall, naik. Jualan kita mengalahkan pencapaian tahun lalu. Bukan cuma jualan, wilayah jualan Toyota juga naik. Marketnya tumbuh. Morowali luar biasa kenceng,” ujarnya.

“Naiknya BBM sempat mempengaruhi penjualan selama 1 bulan kemarin. Akibat BBM naik, bulan kemarin turun 13 persen di outlet kami, itu cukup dalam,” kata Ruly. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *