News  

Suryadi Terpilih Sebagai Ketua DPW SPI Sulteng, Dorong Pemerintah Selesaikan Konflik Agraria

DPW SPI Sulteng
Suryadi (kanan), ketua DPW SPI Sulteng terpilih pada Muswil I di Palu. / Ist

ReferensiA.id- Suryadi terpilih sebagai ketua Dewan Pengurus Wilayah Serikat Petani Indonesia Sulawesi Tengah (DPW SPI Sulteng) periode 2025 – 2030.

Suryadi terpilih dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) I DPW SPI Sulteng yang berlangsung di Asrama Haji Palu, Senin 8 Desember 2025.

Muswil diikuti oleh 5 DPC yang sudah terbentuk yakni Kabupaten Buol, Tolitoli, Donggala, Morowali Utara dan Banggai Kepulauan.

Selain itu, diikuti juga oleh 2 kabupaten persiapan pembentukan DPC yakni Sigi dan Poso.

Baca Juga:  Pj Sekdaprov Sulteng Singgung Soal Huntap dan Minta Inpres Perpanjangan Rehab Rekon

Suryadi mengatakan, di bawah kepemimpinannya terus memperkuat perjuangan petani untuk mendapatkan haknya.

Konflik agraria, kata dia menjadi salah satu agenda penting yang harus diselesaikan di Sulawesi Tengah.

“Kami DPW SPI Sulawesi Tengah mendorong pemerintah untuk segera menyelesaikan konflik agraria yang ada di Sulawesi Tengah serta melaksanakan reforma agraria sejati,” tegas Ketua DPW SPI Sulteng terpilih, Suryadi kepada ReferensiA.id, Rabu 10 Desember 2025.

Baca Juga:  Hari Tani Nasional: SPI Sulteng Ajukan 4 Tuntutan Terkait Reforma Agraria

Selain Muswil, DPW SPI Sulteng melaksanakan pelatihan UNDROP regional Sulawesi dan Kalimantan yaitu deklarasi PBB tentang hak asasi petani dan orang yang bekerja di pedesaan.

UNDROP (United Nations Declaration on the Rights of Peasant and Other People Working in Rural Areas) digelar di tempat yang sama pada 8 sampai dengan 11 Desember 2025.

Baca Juga:  Satgas PKA Sulteng Temukan Indikasi Tumpang Tindih Lahan Transmigrasi dengan HGU PT LTT di Rio Pakava

Pelatihan UNDROP diikuti peserta dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Peserta diberikan pemahaman tentang hak-hak petani berdasarkan deklarasi PBB.

Wakil Ketua Dewan Pengurus Pusat SPI, Ali Fahmi menegaskan, SPI Sulteng dibentuk untuk memperkuat perjuangan hak-hak petani di wilayah ini. Melalui wadah organisasi ini, petani dapat berjuang bersama-sama mewujudkan kesejahteraan. ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *