Tenaga Ahli Komisi VII Lihat Langsung Praktik PT Vale di Sorowako

Tenaga ahli komisi VII
Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI berkunjung ke wilayah operasional PT Vale di Sorowako, Sulawesi Selatan. / Ist

ReferensiA.id- Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan lapangan ke wilayah operasional PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Sorowako, Sulawesi Selatan pada Kamis 14 Juli 2022.

Mereka disambut oleh Wakil Presiden Direktur (Wapresdir) PT Vale Adriansyah Chaniago. Tujuan dari kunjungan ini adalah memastikan operasi PT Vale sesuai dengan kaidah kepatutan dan peraturan perundang-undangan.

Salah seorang Tenaga Ahli, Aqib Ardiansyah, yang juga merupakan Wakil Rektor Universitas Peradaban, salah satu perguruan tinggi di Jawa Tengah mengaku, kunjungan ini adalah pengalaman yang menarik, terutama karena rombongan dapat melihat langsung praktik yang dilakukan PT Vale.

“Kita melihat PT Vale betul-betul menerapkan proses pertambangan good mining practice, atau pertambangan berkelanjutan. Ini saya lihat secara langsung di lapangan, ungkapnya.

Rombongan Tenaga Ahli, Komisi VII juga sempat berkunjung ke kawasan Danau Matano. Impresi positif kembali dirasakan oleh rombongan.

“Saya melihat Danau Matano airnya begitu jernih, tidak ada indikasi bahwa limbah dari tambang masuk ke wilayah Danau Matano. Hutan, lingkungan, alam, ekosistem begitu terjaga. Ini yang kita harapkan di Komisi VII, komisi yang membidangi sektor energi. Tentu saya sangat mengapresiasi terhadap proses pertambangan yang dilakukan selama ini. Kita berharap jadi percontohan,” imbuhnya.

Sementara, Wapresdir PT Vale Adriansyah Chaniago mengungkapkan, kunjungan berbagai pihak ke Sorowako selalu disambut antusias. Terlebih, karena perseroan mampu memberi bukti nyata terhadap standar operasi dan komitmen keberlanjutan PT Vale.

“Kami sangat bersemangat tiap ada pihak-pihak yang bertamu ke Sorowako. Semakin banyak yang datang, makin banyak yang memberikan kami kepercayaan diri dan keteguhan, bahwa praktik pertambangan kami sudah sesuai jalur dan patuh terhadap kaidah dan standar yang ada,” ujarnya. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *