Tolitoli Terapkan Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi

Tolitoli
Launching TAKE di Kabupaten Tolitoli diikuti peserta secara daring. / Ist

Dia mengatakan, dengan penerapan TAKE, diharapkan Tolitoli mampu mendorong kompetisi antar desa. Sehingga, masing-masing desa dapat termotivasi untuk meningkatkan kualitas kinerjanya terhadap peningkatan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana di desa. “TAKE berkembang, Ekologi Terjaga!”

TAKE di Kabupaten Tolitoli ini diharapkan dapat menguatkan pengetahuan Pemerintah Desa dalam pengelolaan ADD berbasis ekologi sehingga pemerintah desa dapat melakukan program perlindungan lingkungan dan ketangguhan terhadap bencana secara tepat.

Yayasan Sikola Mombine didukung oleh The Asia Foundation (TAF) terus mendorong dan mengadvokasi skema TAKE di Tolitoli. Melalui berbagai proses diskusi bersama Pemda Tolitoli, skema TAKE dapat diterapkan melalui kebijakan Peraturan Bupati Nomor 1 tahun 2022 tentang Pengalokasian dan Pembagian Dana Desa Setiap Desa Tahun Anggaran 2022.

Tolitoli menerapkan skema ini sebagai wujud partisipasi aktif dalam mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli yakni “Menyelenggarakan Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan.”

Baca Juga:  Belasan Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Tolitoli, 2 Warga Terluka

Adapun launching TAKE di Kabupaten Tolitoli dihadiri 25 orang perwakilan OPD Kabupaten Tolitoli dan 18 kepala desa.

Launching TAKE yang dilaksanakan secara hybrid ini juga mengundang keynote speaker Mohamad Dzikron SH., M, Si dari DPMD Kabupaten Tolitoli, serta para penanggap yakni Anastutik dari Kemendesa PDTT, Ir. Joko Tri Haryanto dari BKF Kemenkeu, BAPPEDA Provinsi Sulawesi Tengah Bidang Infrastruktur, Sudirman dari Universitas Tadulako, dan Roy Salam dari Indonesia Budget Center. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *