Sebelumnya core team ini juga telah dibekali dengan sejumlah training/peningkatan kapasitas.
Sebagai langkah awal, YOU-WIN Project menggelar konsultasi komunitas melalui kegiatan Co-Design.
Kegiatan yang bertujuan untuk mengangkat suara dan kontribusi dari orang-orang yang memiliki pengalaman langsung ini, digelar di Kafe Inklusi pada 20 April 2024.
Sebanyak 20 orang peserta dari berbagai latar belakang dikumpulkan; mahasiswa dengan penyandang disabilitas (tuna netra), mahasiswa dari area terpencil, mahasiswa non FISIP, mahasiswa dengan status menikah, mahasiswa dari keluarga pra sejahtera, mahasiswa Chindo, mahasiswa dengan orientasi gender yang berbeda, mahasiswa dengan ODHIV, mahasiswa dari latar belakang agama yang beragam (Kristen kharismatik, Kristen, Islam dan Hindu).
Kedua puluh peserta ini mendiskusikan upaya untuk meningkatkan partisipasi dan minat anak muda dan perempuan dalam politik menggunakan pendekatan permainan lego dengan menciptakan sebuah prototipe ide/proyek yang akan dikembangkan untuk pelaksanaan project phase 2.
Hasil dari kegiatan ini, diperoleh tiga ide proyek dari tiga kelompok yang berbeda yakni Gen Z, Diversity dan Blue Sky terkait upaya meningkatkan ketertarikan dan partisipasi orang muda dalam politik, yakni praktik pendidikan politik, menciptakan ruang advokasi di kampus, meja dan kursi: sebuah pendekatan filosofis antar orang muda dan orangtua di kampung serta kampanye melalui sosial media.
Program Manager YOU-WIN ProjectNur Safitri Lasibani, sekaligus Direktur Eksekutif Yayasan Sikola Mombine, berharap ketiga gagasan ini dapat dikembangkan untuk pelaksanaan proyek selanjutnya.
“Pelaksanaan konsultasi bersama mahasiswa dengan pendekatan Co-design ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah prototipe rencana aksi untuk implementasi phase 2 dengan pendekatan yang lebih partisipatif dan inklusif untuk meningkatnya keterlibatan dan partisipasi anak muda dalam isu politik.” katanya, Senin 22 April 2024. RED



















