Sementara itu, Ekonom Universitas Tadulako (Untad), Prof Mohamad Ahlis Djirimu, menilai penyelesaian konflik yang terjadi seharusnya membutuhkan komitmen bersama, bukan hanya tekanan yang berujung pada terhentinya aktivitas operasional.
PT Vale Indonesia Tbk, kata dia, dikenal memiliki tata kelola lingkungan, sosial, dan perusahaan (Environmental, Social, and Governance/ESG) yang baik.
Ia yakin, langkah-langkah yang diambil pula melalui pembagian asas manfaat bagi semua kalangan, termasuk masyarakat lingkar tambang.
“PT Vale Indonesia Tbk merupakan korporasi yang memiliki tata kelola ESG yang sangat baik di Indonesia. Tentu saja ada plus minusnya. Saluran komunikasi patut ditingkatkan agar tidak terjadi asimetri informasi,” kata Ahlis. ***



















