Amankan Modal Inti, Bank Sulteng Kini Jadi Kelompok Usaha Bank Mega

Bank Sulteng
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura menandatangani perjanjian kerja sama Kelompok Usaha Bank (KUB) PT Mega Corpora dengan PT BPD Sulawesi Tengah. / Ist

Pembentukan Kelompok Usaha Bank yang telah di lakukan pada hari ini, merupakan bagian dari pilar 1 – penguatan struktur dan keunggulan kompetitif sebagaimana yang tercantum dalam roadmap pengembangan perbankan Indonesia tahun 2020 – 2025.

Melalui konsolidasi, diharapkan terdapat peningkatan skala ekonomi bank dan kemampuan bank untuk menghadapi tantangan dan tuntutan dari perkembangan perekonomian yang terus berubah.

Konsolidasi bank juga mendorong terwujudnya perbankan yang tangguh dan mampu bersaing, sehingga Bank Sulteng diharapkan betul-betul mampu bersaing, tidak saja di lingkup domestik, tetapi juga lingkup regional dan nasional.

Baca Juga:  Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat Hingga Rp126 Triliun, OJK Sulteng Ingatkan Selalu Waspada

Selain itu, pembentukan Kelompok Usaha Bank dengan perusahaan induk PT Mega Corpora dan PT Bank Mega Tbk selaku pelaksana perusahaan induk diharapkan memberikan dampak signifikan bagi Bank Sulteng, mencakup penguatan penerapan tata kelola, manajemen risiko, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), akselerasi transformasi digital dan pelaksanaan efisiensi serta terjadi sinergi bisnis yang saling menguntungkan, antara lain perluasan customer based, shared services, produk dan layanan.

Baca Juga:  Biji Kakao Fermentasi Poso Tembus Pasar Dunia, OJK Sulteng Dukung Ekspor Perdana ke Prancis

Menurut OJK, perbankan nasional dan regional masih akan menghadapi tantangan baik yang bersifat jangka pendek maupun struktural, yang perlu direspon secara cermat dan tepat melalui kolaborasi yang erat oleh seluruh pemangku kepentingan.

Jumlah bank di Sulawesi Tengah berdasarkan jenis bank terdiri dari 20 bank umum, 1 bank pembangunan daerah dan 7 BPR/S.

Baca Juga:  OJK Sulteng dan Hannah Asa Indonesia Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Adapun untuk PT Bank Sulteng terdiri dari 1 kantor pusat, 15 kantor cabang dan 20 kantor cabang pembantu. Melalui Kelompok Usaha Bank, diharapkan bukan hanya jaringan kantor fisik yang bertambah, akan tetapi diharapkan dapat juga berfokus kepada akselerasi digitalisasi produk, agar dapat memenuhi ekspektasi masyarakat Sulawesi Tengah dengan tetap memperhatikan peningkatan data bank dari ancaman ciber crime.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *