Begini Reaksi Demokrat Digugat Rp1,5 M oleh Kadernya di Sulteng

Demokrat Digugat Rp1,5 M
Wakil Ketua DPD Demokrat Sulteng Mardiman Sane (kanan) bersama Kepala Badan Hukum Demokrat Dicky Patadjenu SH memberikan keterangan pers. / ReferensiA.id

“Pada intinya kami selaku internal partai masih menganggap satu rumah dengan pak Abdurahman di Demokrat. Kalau seumpamanya masih bisa dibicarakan kembali, kenapa tidak. Di Demokrat itu kami diajarkan bagaimana menyelesaikan masalah internal diselesaikan secara internal. Tidak seperti partai lain langsung di-kick (dikeluarkan).”

“Ini terlalu dini untuk dilakukan gugatan, karena di undang-undang partai itu diselesaikan dulu di Mahkamah Partai. Sedangkan kita punya senior ini langsung menggugat perbuatan melawan hukum. Ini masih berperkara di Pengadilan Negeri, Insyaallah dalam waktu dekat ini kami bisa bicarakan kembali,” jelasnya.

Baik Mardiman maupun Dicky, mengaku tidak tahu pasti apa yang mendasari gugatan Abdurrahman Kasim tersebut. “Kalau masalah pribadi sejauh ini saya tidak tahu. Cuma kalau pun ada masalah pribadi, alangkah baiknya kita berdiskusi dan berdialog secara kekeluargaan,” ujar Mardiman.

Alasan Abdurrahman Kasim Gugat Demokrat di Pengadilan Negeri Palu

Abdurahman Kasim menyebut gugatan yang didaftarkan ke Pengadilan Negeri Palu lantaran ia melihat adanya pelanggaran terhadap anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) terkait musyawarah serentak Demokrat cabang Sesulteng.

Baca Juga:  Demokrat Sulteng Target 10 Kursi di DPRD Provinsi pada Pemilu 2024

“Itu tidak diatur di AD/ART, yang diatur itu hanya musyawarah cabang dan musyawarah cabang luar biasa. Kalau musyawarah cabang serentak itu tidak diatur,” ungkap Abdurrahman saat dikonfirmasi oleh ReferensiA.id.

Menurutnya, musyawarah serentak Demokrat cabang Sesulteng digelar lantaran keinginan ketua DPD Demokrat Anwar Hafid.

“Waktu itu (Anwar Hafid) meminta kepada ketua-ketua DPC untuk melaksanakan musyawarah serentak untuk meringankan biaya. Semua ketua yang loyal terhdap AHY kemarin melawan Moeldoko tetap akan diprioritaskan untuk menjadi ketua kembali kalau dia mau maju,” katanya.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *