Iklan HUT korpri

CMSE 2022: Dukungan Pasar Modal Menuju Ekonomi Kuat Berkelanjutan

CMSE 2022
CMSE 2022 diselenggarakan secara virtual. / Ist

ReferensiA.id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali menyelenggarakan Capital Market Summit & Expo pada tahun 2022 (CMSE 2022).

Acara ini diselenggarakan secara virtual melalui website cmse.id yang dimulai pada Kamis, 13 Oktober sampai dengan
Sabtu, 15 Oktober 2022.

Penyelenggaraan CMSE 2022 merupakan salah satu bentuk dukungan pasar modal dalam menuju ekonomi Indonesia yang kuat dan berkelanjutan.

Baca Juga:  54 Perusahaan Ramaikan Public Expose LIVE 2022

Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam sambutannya mengatakan, CMSE 2022 akan menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan di pasar modal Indonesia untuk bertemu dan mengikuti berbagai jenis kegiatan yang diselenggarakan.

Bertemakan “Pasar Modal untuk Semua Menuju Ekonomi Kuat Berkelanjutan”, CMSE 2022 setiap harinya akan diisi dengan 3 sesi seminar dan talk show (summit) yang mengundang beberapa narasumber pasar modal.

Baca Juga:  OJK-BEI Sosialisasikan Pasar Modal ke Pengusaha Muda di Banggai

Tidak hanya itu, CMSE 2022 diramaikan dengan pameran (expo) pasar modal Indonesia sebagai sarana untuk menampilkan berbagai layanan, produk dan peran dari seluruh pelaku industri pasar modal kepada publik.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, selain melalui website cmse.id, pengunjung juga dapat mengikuti
CMSE 2022 melalui aplikasi di ponselnya masing-masing.

Menurut Iman, digitalisasi CMSE 2022 ini
dilakukan demi memfasilitasi minat calon investor muda terhadap produk pasar modal Indonesia.

Baca Juga:  Begini Upaya OJK Sulteng Hindarkan Masyarakat dari Investasi Ilegal

“Peningkatan lainnya dari penyelenggaraan CMSE 2022 adalah pada jumlah partisipan expo yang lebih banyak yaitu sejumlah 132 booth, melampaui penyelenggaraan CMSE 2021 sebanyak 105 booth. Klaster expo terbesar adalah dari klaster perusahaan efek dan manajer investasi, masing-masing sebanyak 30 dan 32 booth” ujar Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik.