Pemberian pelatihan ini sendiri nantinya akan dilakukan oleh beberapa top brand dari market place tersebut.
“Sudah ada beberapa top brand yang memberikan sinyal hijau, tapi kami berharap agar lebih banyak lagi top brand yang dapat bekerja sama,” ucap Richard dikutip ReferensiA.id dalam keterangan resmi, Kamis 23 Februari 2023.
Setelah peluncuran Gernas BBI dan BBWI, selanjutnya akan diadakan harvesting atau puncak kegiatan yang akan diadakan pada Agustus mendatang.
Dia mengungkapkan, sampai saat ini IKM di Sulteng yang terdaftar pada googleform untuk kegiatan Gernas BBI baru sekitar 800. Jumlah ini masih jauh dibandingkan IKM yang terdata di Dinas Perindag Sulawesi Tengah pada 2021 sekitar 10.800.
“Target kita itu 25-30%, kalau melihat hasil data saat ini baru mencapai target tersebut” tambah Richard.
Karena itu, Richard mengharapkan kepada seluruh OPD dan stakeholder terkait untuk mengajak seluruh mitra agar mendaftarkan IKM miliknya.
Sementara itu, beberapa persiapan yang telah dilakukan menjelang kegiatan Gernas BBI dan BBWI 2023 Provinsi Sulawesi Tengah di antaranya, melakukan rapat koordinasi tim daerah yang ada di Provinsi Sulteng yakni OPD terkait, stakeholder, tim lintas BUMN dan BUMD.
Tidak hanya itu, rapat koordinasi bersama tim co-campign manager juga dilakukan oleh Dinas Perindag, dalam hal ini yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).
Richard berharap, kegiatan ini dapat berkelanjutan untuk meng-upgrade skill para IKM, bisa go-nasional bahkan go-internasional, sehingga mereka punya kualitas dan daya saing. RED



















