Gubernur Sultra Harap Good Mining Practice PT Vale Diterapkan di Pomalaa

PT Vale
CEO PT Vale Indonesia Tbk Febriany Eddy bersama Vice President Director PT Vale Adriansyah Chaniago bersilaturahmi bersama Gubernur Sultra Ali Mazi di kediamannya. / Ist

“Pemerintah daerah bisa memberikan rekomendasi awal, tentu dengan berkoordinasi ke instansi terkait. Begitupun untuk perizinan yang sifatnya kewenangan pusat. Sambil menunggu,kami dapat memberikan rekomendasi sebagai payung untuk eksekusi. Yang pasti, jangan sampai proses konstruksi terhambat,” ungkap Ali Mazi.

Ia berharap, proyek PT Vale di daerahnya memberikan kontribusi untuk masyarakat di Sultra, baik dari aspek pemanfaatan tenaga kerja, maupun mitigasi terhadap kerusakan lingkungan.

Praktik pertambangan yang baik dan tetap melindungi kelestarian lingkungan, juga merupakan sesuatu yang diharapkan oleh pemerintah Sultra.

“Saya akan menyiapkan waktu untuk berkunjung ke Sorowako untuk melihat langsung bagaimana PT Vale melaksanakan pertambangan yang baik dan berkelanjutan, sehingga saya dapat menjelaskan kepada masyarakat di sini,” ungkapnya.

Seperti diketahui, PT Vale Indonesia bersama Huayou akan membangun fasilitas pengolahan High-Pressure Acid Leaching HPAL di Blok Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  PT Vale Dukung Program Konservasi Pesisir Danau Towuti

Kerangka kerja sama antara PT Vale dan Huayou telah disepakati pada April 2022 lalu. Kedua pihak setuju untuk menerapkan operasi berkelanjutan, dengan tidak menggunakan sumber bahan bakar batu bara untuk proyek ini. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *