“Sehingga setiap tahun dalam pelaksanaan kegiatan ini pihak kementerian dapat mengucurkan anggaran, jadi bukan semata-mata anggaran tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Sulteng dan Kabupaten Poso,” ujarnya.
Hal ini juga diperkuat oleh anggota Komisi IV lainnya yakni Muh Hidayat Pakamundi dan Winiar Hidayat Lamakarate. Mereka menyampaikan sangat setuju dan mendukung program-program tersebut.
Ismail Junus juga menyampaikan pentingnya menyinkronkan perda provinsi dan perda kabupaten kota agar program-program yang ada di daerah maupun di provinsi bisa sejalan khususnya pada dunia pariwisata.
“Karena di daerah kita begitu banyak spot-spot wisata dan salah satunya sumber pariwisata yang ada di Kabupaten Poso yakni Danau Poso,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Poso dr Verna Gladies Merry Inkiriwang menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Komisi IV DPRD Sulteng atas kunjungan kerjanya ke Kabupaten Poso.
Bupati menyampaikan permintaan maaf atas kekecewaan Pemprov Sulteng, DPRD Sulteng, dan seluruh masyarakat khususnya masyarakat Poso atas ketidakhadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada pelaksanaan FDP belum lama ini.
Pemkab Poso, kata dia sudah berusaha sebaik mungkin agar pelaksanaan kegiatan FDP tersebut berjalan sesuai dengan rencana bahwa akan dihadiri langsung oleh Menparekraf pada puncak perayaan FPD.
Bupati poso juga menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Pemprov Sulteng, DPRD Sulteng, atas dukungan yang telah diberikan kepada Pemkab Poso dalam pelaksanaan FDP tersebut sehingga dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Ke depan, pelaksanaan FDP akan melibatkan lebih banyak lagi masyarakat lokal khususnya dalam menampilkan tarian-tarian kolosal yang ada di daerah Poso maupun tarian-tarian daerah yang ada di daerah kabupaten lainnya yang ada di wilayah Sulteng,” katanya. RED



















