Sementara untuk Persaudaraan Indonesia Berdzikir (PIB), juga merupakan organisasi yang lahir secara independen. PIB dideklarasikan pada 6 November 2008 bersama Almarhum KH Muhammad Arifin Ilham.
Secara yuridis, PIB didirikan pada 6 Juli 2020, pukul 10.00 Wita, yang ditetapkan oleh Notaris Farid SH dan selanjutnya disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor: AHU-0000761.AH.01.07 Tahun 2022 pada 31 Januari 2022 di Jakarta.
PIB adalah organisasi independen yang
berkedudukan dan berpusat di Sulawesi Tengah. Organisasi ini merupakan
wadah berhimpun keluarga ulama, kerajaan/bangsawan, pejuang merah putih, kelompok-kelompok majelis taklim laki-laki dan perempuan, imam-imam masjid, para santri/santriwati, dan tokoh muslim/muslimah serta tokoh adat, yang juga punya tujuan sama, untuk membumikan zikir dan selawat.
Terhitung sampai dengan milad PIB yang ke-12 tahun, telah bergabung ribuan keluarga ulama, kerajaan/bangsawan, pejuang merah putih, kelompok-kelompok majelis taklim laki-laki dan perempuan, imam-imam masjid, para santri-santriwati, dan tokoh muslim-muslimah serta tokoh adat dari seluruh pelosok Sulawesi Tengah dalam kepengurusan PIB.
Ketua Dewan Ulama PB-PIB pertama yakni Al-Habib H Hasan bin Husen Al-Jufri dari Cirebon, Jawa Barat, dengan anggotanya Al-Habib Abdul Kadir Bin Umar Mauladawilah dan Ustadz Fahrudin Jamal Bandera.
Ketua Dewan Pembina PB-PIB Hj Nilam Sari Lawira, dengan anggota di antaranya Aristan, H Syarifudin Laudjeng, Furnaningsih atau yang dikenal dengan Syarifah Dolo, Sugiarto Gunawan, Nuun Marfuah, Basir Toana, Haliadi Sadi dan Syamsuri.
Selain itu, Ketua Dewan Penasehat PB-PIB adalah H Ahmad H M Ali, dengan anggota di antaranya Hj Maimun Lawira, Hj Sari Mutia Ningrum Toana, Hj Setri D Pariwa, Hj Ilmawati Dg Nompo, Hj Asria Samaila dan Sri Kumala Dewi Toana.













