Pos Indonesia Temui Gubernur Sulteng, Tawarkan Dukungan Penyaluran Beasiswa dan Bansos

Pos Indonesia
Ist

ReferensiA.id- Pos Indonesia menawarkan program kerja sama kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam rangka menyukseskan berbagai program pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Executive General Manager Kantor Cabang Utama (KCU) Pos Indonesia Palu, Supriyantoro, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Sulteng Anwar Hafid pada Selasa, 17 Juni 2025.

Pertemuan ini membahas peluang kerjasama dalam penyaluran bantuan sosial dan beasiswa pendidikan di wilayah Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Hadiri Muswil DDII Sulteng, Ketua Komisi IV DPRD Sebut DDII Sebar Nilai Keislaman Hingga Pelosok

Dalam kunjungannya, Supriyantoro menyampaikan kesiapan Pos Indonesia untuk mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya program Berani Cerdas yang menyasar pemberian beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa kurang mampu.

Pos Indonesia, kata Supriyantoro, menawarkan layanan penyaluran yang dilakukan secara langsung, baik melalui metode door to door maupun komunitas, dengan dukungan teknologi berbasis aplikasi Pos Giro Cash (PGC).

Baca Juga:  Gubernur Sulteng ke NTB Jemput Pataka Tuan Rumah Fornas 2027

Aplikasi ini memungkinkan pemantauan real-time terhadap penyaluran, dilengkapi fitur dokumentasi foto penerima, lokasi geografis (tagging), serta data capaian harian.

“Kami siap bekerja sama dalam memastikan bantuan pendidikan dan sosial tersalurkan tepat sasaran, cepat dan transparan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga melaporkan rencana kegiatan penyaluran bantuan sosial (Bansos) dalam waktu dekat dan berharap Gubernur Sulawesi Tengah dapat hadir menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis.

Baca Juga:  Gubernur: Arahan Presiden Sudah Berjalan Baik di Sulteng

Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dukungan dari Pos Indonesia.

Ia menilai pemanfaatan teknologi dalam distribusi bantuan sangat relevan dengan semangat transparansi dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan.

“Kami menyambut baik tawaran kerjasama ini dan akan meminta BPKAD untuk mempelajari sistem penyalurannya lebih lanjut,” ujarnya.

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *