Rani bahkan mengaku salah satu dari anaknya terpaksa tidak melanjutkan pendidkan karena terkendala biaya.
“Anak saya lima orang, dua sudah kuliah tapi yang satu berhenti karena tidak ada biaya. Kemudian dua orang SMP (sekolah menengah pertama) dan satu orang SMA (sekolah menengah atas),” kata perempuan yang mengaku baru pertama kali hadir dalam kampanye calon gubernur itu.
Usai kampanye, Ahmad Ali juga didatangi sejumlah ibu-ibu. Mereka mengaduan persoalan beasiswa, termasuk masalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang disebut kerap tak tepat sasaran. ***



















