Puskesmas Mpasanggani Pinembani Libatkan Tokoh Agama Cegah Stunting

Puskesmas Mpasanggani Pinembani
Ist

ReferensiA.id- Puskesmas Mpasanggani Pinembani di Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala, gencar melawan stunting dengan strategi inovatif yang melibatkan masyarakat dan tokoh agama.

Plt Kepala Puskesmas Mpasanggani, Anwari Rusno menyatakan, langkah awal pencegahan stunting adalah menekan angka pernikahan usia dini.

Pendeta setempat dilibatkan untuk tidak memberi izin pernikahan bagi pasangan muda yang belum siap, demi menjaga kesehatan ibu dan anak.

Baca Juga:  Kesehatan, Pendididikan dan Ekonomi Masyarakat Membaik, IPM Sulteng 70,28

“Selain itu, calon pengantin mendapatkan pelayanan kesehatan reproduksi lengkap, termasuk pengukuran lingkar lengan atas (LILA) untuk mencegah kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil. Langkah ini dinilai penting untuk memutus risiko stunting sejak dini,” ujar Anwari baru-baru ini.

Kolaborasi Puskesmas dengan kader desa dan aparat setempat juga memastikan anak-anak yang berisiko stunting mendapat perhatian gizi maksimal.

Baca Juga:  Kepala Puskesmas Delatope Banawa Tengah Sebut Sinergi Kunci Turunkan Angka Stunting

Ibu-ibu diberi kemudahan menjemput makanan tambahan di rumah kader, meski distribusi di wilayah berbukit menjadi tantangan tersendiri.

Anwari menekankan bahwa upaya lintas sektor ini bertujuan mencetak generasi muda yang sehat, cerdas dan bebas stunting.

“Kami ingin Pinembani menjadi contoh pencegahan stunting yang efektif melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Puskesmas juga menggandeng kader desa, kepala dusun, dan RT untuk memastikan anak-anak yang berisiko stunting mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Baca Juga:  Sekretariat DPRD Sulteng Intervensi Stunting di 3 Desa Kabupaten Sigi Lewat Program Tangguh Bersinar

“Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kami berharap upaya pencegahan dan penanganan stunting semakin optimal, sehingga generasi muda di Pinembani dapat tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Anwari. ***

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *