News  

Seorang Remaja Diduga Geng Motor Tewas Tertembak di Kota Palu, Polisi Sebut Membahayakan Petugas

Geng motor
Ist

Dia menegaskan, kepolisian berupaya memberikan peringatan dengan membuang tembakan ke udara tiga kali, tetapi mereka terus menyerang petugas yang mengakibatkan Komandan Regu terjatuh dan terus diserang.

“Karena membahayakan petugas, salah satu anggota patroli mengambil tindakan diskresi dengan melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku penyerangan,” tegas Kombes Pol Djoko Wienartono.

Akibat tindakan tegas terukur yang diambil petugas, diduga seorang anggota geng motor meninggal. Selain itu, sebanyak 23 pelaku lainnya ditangkap dan digelandang ke Polresta Palu.

Baca Juga:  Polresta Palu Tanam 800 Bibit Pohon Sebagai Upaya Lestarikan Penghijauan

Djoko juga menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan Identifikasi 23 pelaku yang diamankan rata-rata merupakan anak remaja usia sekolah, 20 status pelajar, 2 putus sekolah, 1 buruh harian dan 1 tukang parkir.

Dalam pengakuannya kata Djoko, para pelaku masuk dalam kelompok geng motor yang diberi nama Geng Motor Sarkopa, Geng Motor Celsel dari Jalan Cendrawasih Selatan serta Geng Motor Anak Malam dan Geng Motor Kaltex.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Sulteng Sebut Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat Selama 2022, Sebanyak 360 Korban Meninggal

Kabid Humas juga menjelaskan, dari tangan para pelaku, Kepolisian juga telah mengamankan 1 bilah parang panjang, 1 bilah clurit warna merah, 2 bilah pisau badik, 1 Ketapel busur, 3 buah mata busur dan 1 buah gear sepeda motor.

Kondisi Petugas Kepolisian yang sempat diserang telah mendapatkan perawatan karena luka di kedua lutut dan telapak tangannya akibat terjatuh saat diserang. Jaket petugas yang jadi korban juga disebut terdapat bekas sabetan benda tajam.

Baca Juga:  Konvoi Malam Tahun Baru di Sulteng, Kapolda: Tidak Mungkin Kita Larang

“Terhadap saudara A (17) telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dan telah diambil pihak keluarganya. Kepolisian saat ini mendalami keterlibatan para pelaku yang diamankan di Polresta Palu.”

Kepolisian setempat pun mengimbau kepada orang tua untuk melakukan pengawasan kepada anaknya agar tidak terlibat dalam kelompok geng motor. Kepolisian, kata Djoko, tidak akan mentolerir tindakan yang mereka lakukan karena meresahkan masyarakat. RED

Dapatkan Update Berita Terbaru di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *